Selasa, 10 Februari 2015

TUGAS TENTANG AMSAL DARI PASAL AYAT YANG SAYA RASA DIBERKATI:



TUGAS  TENTANG AMSAL DARI PASAL AYAT YANG SAYA RASA DIBERKATI:

Pasal 1:7  Takut akan Tuhan adalah permulaan dan pengetahuan ,tetapi orang bodoh menghina       hikmat dan didikan.
Pasal 2:6  Karena Tuhan lah yang memberikan hikmat,dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian.
Pasal 3:5-7 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, janganlah bersandar pada pengertianmu sendiri.Akuilah Dialah dalam segalah lakumu,maka ia akan meluruskan jalanmu.Janganlah menganggap dirimu bijak,takut akan Tuhan dan jauhilah  yang jahat.
Pasal 4:23 Jagalah hatimu dari segalah kewaspadaan,karena disitulah terpancar kehidupan.
Pasal 5:1-2  Hai anakku, perhatikanlah hikmtaku,arahkanlah telingamu kepada kepandaian yang kuajarkan,supaya engkau berpegang pada kebijaksanaan dan bibirmu memelihara pengetahuan.
Pasal 6:6-8 Hai pemalas, pergilah kepada semut,perhatikan lakunya dan jadilah bijak.biarpun tiadak ada pemimpinnya ,pengaturnya atau penguasanya,ia menyediakan rotinya pada musim panas,dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen.
Pasal 7:1-2 Hai anakku berpeganglah pada perkataanku,dan simpanlah perintahku dalam hatimu.
Pasal 8:33 Dengarkanlah didikan, maka kamu  menjadi bijak;janglah mengabaikannya.
Pasal 9:10 Permulaan hikmat adalah Takut akan Tuhan,dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.
Pasal 10:27 Takut akan Tuhan  memperpanjang umur,tetapi tahun-tahun orang fasik diperpendek umur.
Pasal 11:23;25 Keinginan  orang benar mendatangkan bahagia semata-mata harapan orang fasik mendatangkan murka.siapa yang banyak memberi berkat,diberi kelimpahan siapa memberi minum,ia sendiri diberi minum.
Pasal 12:4 Istri yang cakap adalah mahkota suaminya,tetapi yang membuat malu adalah seperti penyakit yang membusukkan tulang suami.
Pasal 13:10 Keangkuhan akan menimbulkan pertengkaran,tetapi mereka yang mendengakan nasihat mempunyai hikmat.
Pasal 14:27 Takut akan Tuhan adalah sumber kehidupan sehingga orang terhindar dari jerat maut.
Pasal 15: 33 Takut akan Tuhan adalah didikan yang mendatangkan hikmat ,dan kerendahan hati mendahului kehormatan.
Pasal 16:16;31 Memperoleh hikmat sungguh jauh sunggu mengasihi memperoleh emas,dan mendapatkan pengertian jauh lebih berharga dari pada mendapat berkat.rambut putih adalah mahkota yang indah,yang didapat pada jalan kebenaran.
Pasal 17 :24 pandangan orang berpengertian tertuju pada hikmat ,tetapi mata orang bebalmelayang samapai keujung bumi.
Pasal 18:15 Hati orang berpengertian memperoleh pengetahuan ,dan telingah orang bijak menuntut pengetahuan.
Pasal 19:20 Dengarkalah nasihat dan terimalah didikan,supaya engkau menjadi bijak dimasa depan.
Pasal 20:6 Banyak orang menyebut dirinya baik hati,tetapi orang yang setia,siapakah menemukannya?
Pasal 21:2 Setiap jalan  orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri,tetapi Tuhanlah yang menguji.
Pasal 22:6 Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya ,maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpan dari jalan itu .
Pasal 23:16-18 Jiwa bersukaria ,kalau bibirmu mengatakan jujur.janganlah hatimu iri kepada orang yang berdosa,tetapi takutlah akan Tuhan senantiasa.karena masa depan sungguh ada ,dan harapanmu tidak akan hilang.
Pasal 24:19 Janganlah menjadi marah karena orang yang berbuat jahat,jangan iri kepada orang fasik.
Pasal 25:12 Teguran orang bijak adalah seperti cicicin emas dan hiasan kencana,untuk telinga yang mendengar.
Pasal 26:17 Orang yang ikut campur dengan pertengkaran orang lain  adalah seperti orang yang menagkap telinga anjing yang berlalu.
Pasal 27:5 Lebih Baik tegurang yang nyata-nyata daripada kasih yang tersembunyi.
Pasal 28:6 Lebih baik orang miskin yang bersih kelakuannya dari pada orang yang berliku-liku jalannya ,sekalipun ia kaya.
Pasal 29:15 Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat,tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya.
Pasal 30:5 Semua Firman adalah murni.adalah ia perisai bagi orang-orang yang terlindung padanya.
Pasal 31:10 Istri yang cakap siapakah yang akan mendapatkannya?ia lebih berharga dari pada permata.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar